Sunday, 26 June 2016

Jenis Broker Forex : Dealing Desk dan Non Dealing Desk

Terdapat dua jenis utama dari Broker yaitu jenis Dealing Desk (DD) dan jenis No Dealing Desk (NDD). Broker Dealing Desk disebut juga dengan Market Markers, sedangkan No Deling Desk  dibagi lagi dalam dua jenis yaitu Straight Through Processing (STP) dan Electronic Comunication Network + Straight Through Processing (ECN+STP). Detailnya seperti ini;

Apa yang dimaksud dengan Broker Dealing Desk ?

Broker Forex jenis ini mengoperasikan sistem Broker Dealing Desk (DD) , menghasilkan uang melalui spreads dan menyediakan likuiditas untuk para pelanggannya. Disebut juga dengan Market Makers karena mereka posisinya membuat pasar untuk para pelanggannya, dalam artian broker ini menjadi "lawan" bagi para pelanggannya. Mungkin anda berfikir, disitu akan terjadi konflik kepentingan antara tader dengan broker Dealing Desk, tetapi kenytaanya tidak seperti itu. Market Makers menyediakan dua pilihan Harga Beli dan Harga Jual, dalam artian mereka juga bersedia untuk menerima order beli atau order jual dari para pelanggannya, tidak ada perbedaan untuk setiap individu trader didalamnya.

Setelah order dipenuhi, maka broker dealing desk akan mengontrol harga sesuai order yang diterima, diikuti juga dengan ketentuan fixed spread untuk mengurangi resiko mereka (Fixed Spreads ini akan kita bahas manfaatnya lebih lanjut didepan). Para Trader dari Broker Dealing Desk ini biasanya tidak melihat harga pasaran yang sesungguhnya. Tetapi jangan dulu takut ya, karena kompetisi dari sekian banyak broker yang ada sangatlah ketat sehingga harga penawaran yang ditawarkan oleh broker Dealing Desk ini akan sangat dekat tetapi tidak sama dengan harga pasar yang sesungguhnya.

Misalkan anda membuka order beli EUR/USD sejumlah 100,000 unit pada broker Dealing Desk anda. Maka untuk memenuhi permintan anda, broker anda pertamakali akan mancarikan order jual yang cocok dari clien mereka yang lain atau langsung meneruskan order anda pada provider likuiditasnya. Dengan begitu mereka dapat meminimalkan resiko mereka dan mendapatkan selisih kuntungan dari harga spread tanpa harus mengambil posisi berhadapan dengan trading anda. Kalaupun tidak ada order jual yang cocok dengan order beli anda, maka mereka akan mengambil posisi berhadapan dengan trading anda. Harap dicatat bahwa setiap broker memiliki aturan berbeda mengenai aturan manajemen resikonya, anda harus mengecek sendiri mengenai aturan ini dengan bertanya kepada broker yang hendak anda gunakan.

Apa yang dimaksud dengan Broker No Dealing Desk ?

Seperti namanya, Broker No Dealing Desk (NDD) tidak melewatkan order dari client-nya melalui Dealing Desk. Ini artinya mereka juga tidak mengambil posisi berhadapan dengan trading anda, mereka hanya meneruskan order anda.

NDD seperti halnya sebuah jembatan : Mereka membangun bangunan jembatan diatas medan yang tidak mungkin atau sulit dilewati untuk menghubungkan dua area. NDD juga biasanya memberikan biaya yang sangat kecil sebagai komisi dari trading anda atau hanya sedikit me-mark up harga dengan menaikkan sedikit harga spread.

Broker No Dealing Desk bisa berupa STP atau STP-ECN.

Apakah yang dimaksud Broker STP ?

Beberapa Broker mengklaim dirinya sebagai Broker ECN murni, tetapi aslinya mereka hanya memiliki sistemnya saja yaitu Straight Through Processing.

Broker Forex yang memiliki sistem STP akan meneruskan order clientnya secara langsung kepada provider likuiditasnya yang memiliki akses ke berbagai pasar forex. Broker NDD STP ini biasanya memiliki banyak provider likuiditas yang mana setiap provider memiliki hak untuk menentukan harga bid dan ask-nya.

Misalkan broker NDD STP anda memiliki 3 provider likuiditas yang berbeda. Maka pada sistemnya, mereka akan menampilkan harga pasangan mata uang dengan 3 harga yang berbeda pada bagian bid dan ask-nya.


Kemudian sistem mereka akan  mengurutkan ketiga harga ask dan bid ini mulai dari harga yang termahal. Dalam contoh ini harga terbaik pada bagian bid yaitu 1.3000 dan harga terbaik pada bagian ask yaitu 1.3001. Maka harga Bid/Ask pada broker tersebut adalah 1.3000/1.3001.

Apakah harga ini yang akan anda lihat pada platform trading anda?

Tentu saja TIDAK! ^_^

Broker anda bukanlah sebuah panti amal tentunya. Broker anda tidak memberikan data dan mengurutkan datanya untuk anda dengan gratis.

Sebagai kompensasinya, maka para broker ini akan menambahkan sedikit lebih, bisanya sudah ditentukan, sedikit menaikkan harganya. Pada aturan mereka umumnya menaikkan 1 pip tambahan. Maka pada platform trading anda akan terlihat harganya menjadi 1.2999/1.3002 sebagai harga ask dan bidnya. Disini anda dapat melihat spread sebesar 3 pip. 1 pip pada broker berubah menjadi 3 pip pada para tradernya.

Jadi, ketika anda memutuskan untuk membeli 100,000 unit EUR/USD pada harga 1.3002, maka order anda akan masuk kepada broker anda dan langsung diteruskan kepada provider likuiditas mereka yaitu provider A atau B.

Perubahan pada harga bid dan ask ini menjadi alasan mengapa biasanya para broker STP memiliki spread yang berbeda. Jika spread pada provider likuiditas mereka melebar, maka mereka tidak punya pilihan lain selain ikut juga menambah pelebaran spread mereka untuk anda. Beberapa broker STP menawarkan spread yang telah ditentukan, tetapi kebanyakan menggunakan spread yang berbeda.

Apkah yang dimaksud dengan Broker ECN ?

Broker ECN murni, dengan istilah lain, memberikan peluang pada order clientnya untuk berinteraksi dengan order client lain yang sama-sama menjadi anggota trader ECN.

Client mereke bisa berupa Bank, retail trader, atau broker lainnya. Yang pada intinya, client-nya trading melwan cliet yang lainnya dengan cara memberikan penawaran harga ask dan bid terbaik mereka.

ECN juga biasanya mempersilahkan clientnya untuk melihat "bagian dalam" pasar, maksudnya, ditampilkan dimana saja posisi jual dan beli trading client yang lainnya. Jika terdapat kompetisi antar para penjual maka ada juga kompetisi antar para pembeli, kalau kompetisi antara penjual maka harga bisa bergerak turun maka sebaliknya kompetisi antar pembeli membuat harga bisa bergerak naik.

Kemudian mengenai penentuan harga pasar, maksudnya harga pasar disini adalah harga dimana semua pihak baik pembeli dan penjual setuju untuk melakukan transaksi. Satu hal yang perlu diperhatikan disini adalah penjual harus mengetahui harga yang ditawarkan penjual lain untuk bisa memberikan harga yang lebih rendah (berkompetisi), hal yang sama dengan pembeli. Transaksi akan terus terjadi selama pembeli melihat harga yang ditawarkan penjual terjangkau, penjual akan tetap menjual selama harga jual tidak terlalu rendah. Proses inilah yang akan melahirkan harga pasar dimana harga yang ada merupakan harga kesetimbangan antara para penjual dan pembeli, namun jika pembeli lebih banyak maka harga bergerak naik, sebaliknya jika penjual lebih banyak maka harga bergerak turun.

Karen sifatnya ECN ini yang terbuka, maka sangat sulit untuk membuat mark up harga, jadi para broker ECN ini biasanya mendapatkan komisi yang relatif kecil.

1 comment:

  1. Halo Pak,
    Selamat sore,
    Saya Nando dari ForexMart.
    Kami adalah perusahaan broker forex teregulasi dari Eropa (CySec dan MiFid).
    Saya ingin mendiskusikan mengenai hubungan kerjasama(online partnership) program afiliasi yang menguntungkan terkait halaman website Anda.
    Apakah Bapak masih membuka peluang kerjasama?
    Apabila Bapak berkenan, dapat menghubungi saya.
    Kami akan sangat senang untuk dapat memulai kerjasama dengan anda.
    Terima kasih
    Regards,
    Nando
    Business Development
    ForexMart
    Skype: nando.forexmart

    ReplyDelete