Sunday, 26 June 2016

Arti LOT pada Forex Trading

Arti LOT pada Forex Trading telah dijelaskan dalam posting sebelumnya dengan menggunakan perbandingan harga sebutir telur dan selusin telur, sekarang mari kita ulas lagi sedikit lebih dalam mengenai Lot, Pip dan Leverage.



Pada postingan sebelumnya telah dibahas, bahwa forex spot hanya diperjual belikan dalam jumlah tertentu yang disebut dengan LOT. Ukuran standar dari sebuah lot adalah 100,000 unit. Ada juga ukuran lot mini, micro dan nano dengan jumlah unit yang lebih spesifik yaitu 10.000, 1000 dan 100 unit.

Seperti yang anda telah ketahui, nilai pertuhakan harga dari sebuah mata uang dibanding dengan mata uang lainnya diukur dengan "pips", yaitu persentase yang sangat-sangat kecil dari nilai tukar suatu mata uang. Untuk melihat keuntungan yang besar, tentu saja anda harus trading dengan menggunakan suatu mata uang dengan jumlah yang cukup banyak.

Kita anggap saja misalkan menggunakan 100,000 unit (standar sebuah) lot. Kita akan mencoba menghitung ulang beberpa contoh untuk melihat pengaruh dari sebuah nilai pip.


  1. USD/JPY pada posisi harga 119.80 (.01 / 119.80) x 100,000 = $8.34 per-pip.
  2. USD/CHF pada posisi harga 1.4555 (.0001 / 1.4555) x 100,000 = $6.87 per-pip.
Jika Dollar tidak disebutkan pertama kali, maka bentuk perhitungannya akan berbeda menjadi seperti ini :
  1. EUR/USD pada posisi harga 1.1930 (.0001 x 1.1930) x 100,000 = 8.38 x 1.1930 = $9.99734 jika digenapkan maka $10 per-pip.
  2. GBP/USD pada posisi harga 1.8040 (.0001 x 1.8040) x 100,000 = 5.54 x 1.8040 = 9.99416 jika digenapkan maka $10 per-pip.
Broker pilihan anda mungkin akan menggunakan cara hitung yang berbeda untuk menghitung nilai pip ini, tergantung pada ukuran lot, tetapi bagaimanapun cara hitungnya mereka akan bisa menjelaskan nilai dari sebuah pip yang anda gunakan untuk trading pada waktu tersebut. Seiring dengan berjalannya waktu pasar, maka nilai dari pip tersebut tergantung juga pada mata uang apa yang anda gunakan untuk trading.

Apakah yang disebut Leverage?

Mungkin anda berfikir bagaimana bisa inverstor dengan modal kecil seperti anda sendiri bisa trading dengan jumlah uang yang sangat besar. Anggap saja Broker yang anda gunakan memberikan pinjaman gratis tanpa bunga sejumlah $100,000 kepada anda untuk membeli mata uang dan trading di pasar forex, dan syaratnya hanya dengan mendepositkan uang anda sejumlah $1,000 saja sebagai uang titipan. Terdengar cukup bagus bukan? Itulah cara kerjanya sebuah leverage dalam trading forex.

Jumlah perbandingan leverage itu sendiri tergantung dari broker yang anda pilih dan merasa cocok bertrading didalamnya.

Biasanya broker akan menentukan berapa jumlah deposit yang harus anda masukkan, dikenal sebagai "account margin" atau "initial margin." Setelah anda mendepositkan sejumlah dana tertentu, maka anda sudah bisa mulai trading. Broker juga akan menentukan berapa jumlah lot yang bisa anda tradingkan sesuai dengan deposit yang anda masukkan.

Misalkan, jika suatu broker memperbolehkan anda menggunakan leverage 100:1 (1% dari posisi harga), dan anda menginginkan trading yang menghasilkan $100,000, tetapi anda hanya memiliki uang sejumlah $5000 pada akun anda. Tidak ada masalah, broker hanya akan menggunakan $1,000 saja untuk titipan pembayaran sebagai margin dan sisanya anda akan "dipinjami". Tentu saja, jika terjadi profit atau loss pada waktu anda selesai trading, maka akan ditambahkan/dipotongkan kedalam sisa saldo anda yang ada.

Minimal margin untuk beberapa lot tentu akan berbeda dari setiap broker. Pada contoh diatas, broker memberikan ketentuan untuk menggunakan 1% margin. Maka itu artinya untuk setiap $100,000 uang yang ditradingkan, broker membutuhkan $1,000 saja sebagai deposit pada posisi trading anda.

Bagaimana cara saya menghitung Profit atau Loss ?

Ok, jadi sekarang anda sudah mengetahui bagaimana caranya menghitung nilai pip dan leverage, sekarang mari kita melihat bagaimana caranya menghitung keuntungan/kekalahan anda.

Misalkan, mari kita membeli U.S. Dollar dan menjual Swiss Francs.

  1. Harga yang didapat misalkan pada posisi 1.4525 / 1.4530. Karena anda membeli U.S. Dollar maka anda akan menggunakan harga "ask" yaitu 1.4530, atau pada harga dimana para trader menginginkan untuk menjual.
  2. Lalu anda membeli 1 standar lot (100,000 unit) pada posisi harga 1.4530
  3. Beberapa jam kemudian harga berubah ke 1.4550 dan anda memutuskan untuk menutup posisi trading anda.
  4. Posisi harga sekarang tentu berbeda dengan posisi harga pada saat anda membeli yaitu USD/CHF pada posisi 1.4550 / 1.4555. Pada saat anda menutup posisi trading maka pada saat itu juga sebetulnya anda membuka posisi trading, anda akan menjual U.S. Dollar anda untuk menutup posisi, jadi anda harus mengambil harga "bid" pada harga 1.4550. Dimana para trader bersedia membeli pada posisi itu.
  5. Selisih antara 1.4530 dan 1.4550 adalah .0020 atau 20 pips.
  6. Menggunakan cara hitungan sebelumnya, (.0001/1.4550) x 100,000 = $6.87 per-pip x 20 pips = $137.40. Itulah jumlah keuntungan yang anda dapatkan.
Harap diingat bahwa, ketika anda membuka atau menutup posisi trading anda, terdapat harga spread, yaitu selisih antara harga beli dan jual suatu mata uang pada saat tertentu. Ketika anda akan membeli sebuah mata uang, anda akan menggunakan harga "ask" dan ketika menjual, anda akan menggunakan harga "bid".

Pada posting selanjutnya akan kita ulas mengenai beberapa istilah forex yang telah anda pelajari sebelumnya...

1 comment:

  1. nice info gan..
    One Stop IB Broker - Rebate 80% - Transfer Rebate Antar Broker
    Forex Basecamp

    ReplyDelete